Dianggap Tiru Galaxy S7 Edge, Vivo Xplay5 Elite Tampil Lebih Gahar dengan RAM 6GB

Vivo Xplay5 Elite

Konsep smartphone dengan layar dual edge pertama kali dikenalkan Samsung pada seri Galaxy S6 edge. Tepian layar yang melengkung di kedua sisi ini memang tampak elegan dan menarik perhatian, tak terkecuali bagi pabrikan smartphone lain. Beberapa manufaktur berbondong-bondong “meniru” konsep dual edge ini.

Seperti dikutip dari media gadget kenamaan Hngn.com, Xiaomi, Huawei dan Vivo adalah beberapa vendor pembuat smartphone yang tengah siap-siap mengusung layar dual-edge milik Samsung di smartphone terbarunya nanti. Vivo menjadi yang pertama memperkenalkan ponsel mereka dengan layar dual-edge, adalah Vivo Xplay5 Elite smartphone layar dual-edge pertama di luar serie Galaxy milik Samsung.

Setelah sebelumnya meluncurkan smartphone tertipis di dunia Vivo V5 Max, kini pabrikan asal China ini kembali menggebrak pasar dengan Vivo Xplay5 Elite. Tidak hanya konsep layar dual-edge, smartphone ini juga memiliki fitur-fitur “premium” layaknya sebuah smartphone flagship. Sebut saja layar super jernih Super AMOLED berukuran 5,43 inch dengan resolusi 1080 x 1920 pixels dan kepadatan layar mencapai 401 ppi. Tidak ketinggalan hampir seluruh body smartphone ini dibalut oleh lapisan kaca Gorilla Glass 4 pada bagian depan dan belakangnya.

Performa Vivo Xplay5 Elite

Vivo Xplay5 Elite RAM 6GB

Sejak diperkenalakan secara resmi bulan Maret ini, Vivo Xplay5 Elite menarik banyak perhatian, yang paling mencolok adalah dari segi dapur pacunya. Vivo Xplay5 ELite ditenagai oleh processor performa tinggi Qualcomm MSM8996 Snapdragon 820 dan ditopang oleh RAM dengan ukuran 6GB. Ya, smartphone ini tampil mengejutkan dengan RAM 6GB yang menjadikannya Smartphone pertama dengan RAM terbesar di dunia.

Fitur premium lain pun tidak absen melekat pada Vivo Xplay5 Elite, seperti sensor sidik jari, kamera belakang dengan resolusi 16MP, camera depan berukuran 8MP serta sistem operasi terbaru Android v6.0 (Marshmallow). Vivo Xplay5 Elite sudah tersedia untuk pasar China sejak 8 Maret 2016 dengan harga 4.288 Yuan Atai sekitar 8,6 juta rupiah. Sampai saat ini belum ada kabar mengenai ketersediaan smartphone ini di luar pasar China.

Baca Juga: