Mouse Wireless Sekarang Bisa Diretas Dengan Mudah

Mouse Wireless hacker

Wireless mouse atau mouse tanpa kabel dikenal memberi kemudahan bagi pengguna PC atau laptop yang enggan memakai perangkat mouse berkabel. Namun ternyata ada bahaya yang mengancam keamanan penggunanya di balik kemudahan yang ditawarkan.

Sepasang peneliti dari perusahaan keamanan Bastille, Marc Newlin dan Balint Seeber, baru saja menemukan ancaman tersebut. Keduanya mengatakan bahwa wireless mouse dari perusahaan ternama seperti HP, Amazon, Lenovo, dan Dell ternyata menggunakan sinyal tak terenkripsi dalam berhubungan dengan komputer. Celah tersebut yang ternyata bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk menyusup ke dalam PC atau laptop korban.

Mouse Wireless Sekarang Bisa Diretas Dengan Mudah

Newlin seperti yang dikutip dalam Reuters, Jumat (25/3/2016), menyatakan bahwa wireless mouse kepunyaan HP, Amazon, Lenovo, dan Dell ternyata tidak dienkripsi oleh lalu lintas mouse miliknya. Keadaan tersebut memberikan peluang pada hacker untuk mengirim sinyal tak terenkripsi ke dongle korban untuk kemudian menyamar menjadi keyboard perangkat.

Dia menambahkan bahwa serangan tersebut membuat hacker seolah-olah berada pada perangkat korban secara langsung tanpa disadari oleh korban sendiri. Yang lebih mengkhawatirkan adalah seorang hacker dalam melancarkan aksinya tersebut tidak memerlukan perangkat canggih.

Hacker yang notabene penyerang perangkat PC hanya memerlukan antena, cip nirkabel yang disebut dongle, dan deretan kode rahasia dalam menipu cip nirkabel yang sudah terhubung dengan PC milik korban sebelumnya.

Newlin menambahkan bahwa penyerang dapat mengirim data ke dongle dengan berpura-pura menjadi mouse milik korban. Yang sebenarnya terjadi adalah serangan tersebut berwujud keyboard yang kemudian meminta korban memasukkan sesuatu berupa tulisan. Jika korban sudah menulis sekitar seribu kata dalam satu menit, maka hacker dapat langsung mengakses file dalam perangkat milik korban. Hal tersebut yang kemudian menjadi ancaman jika data yang diakses merupakan data rahasia.

Chris Rouland selaku  CTO Bastille menyarankan agar perusahaan teknologi untuk mulai memikirkan kembali celah yang kemungkinan digunakan pada keamanan cyber. Hal yang dikhususkan yaitu pada bidang spektrum radio. Selain itu, lemampuan smartphone dalam  mentransmisikan beragam data dalam hitungan detik juga perlu menjadi fokus pengamanan.

Rouland juga memberi saran untuk mulai mengembangkan sensor baru pada penggunaan teknologi nirkabel dalam mencegah ancaman yang lebih mengkhawatirkan. Di balik itu semua, hal yang patut disyukuri adalah serangan hacker tersebut tidak memiliki dampak apa-apa pada mouse berbasis bluetooth. Pengguna wireless mouse yang melalui sambungan bluetooth tidak perlu cemas dalam menghadapi serangan ini.

Serangan tersebut memang mengkhawatirkan banyak pihak terutama korban yang menggunakan wireless mouse. Namun hal tersebut tetap bisa dicegah dengan lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat tesebut. Memilih wireless mouse yang aman, tau beralih ke wireless mouse berbasis bluetooth mungkin menjadi pilihan yang bijak.

Baca Juga: