Microsoft Malu Karena Robot Buatannya Rasis

Microsoft Tay Tweets

Semua perusahaan teknologi raksasa kini sedang berlomba untuk dapat mengembangkan robot berbasis kecerdasarn buatan (artificial intelligence) yang bisa belajar seperti manusia, termasuk pula Microsoft.

Akhir pekan ini, Microsoft telah meluncurkan sebuat bot atau AI yang mampu menjawab pesan secara otomatis di Twitter yang dinamakan Tay Tweets. Pada awalnya, Microsoft ingin Tay Tweets mampu berinteraksi dengan pengguna lainnya di Twitter serta bisa mendapatkan banyak pelajaran berharga seputar komunikasi.

Akan tetapi, Tay Tweets rupanya persis seperti seorang bocah yang sedang belajar apapun yang hadapkan padanya, termasuk pula kata-kata kasar yang tidak pantas untuk diucapkan. Robot itu bukan malah mempelajari percakapan bermakna, justru Tay Tweets belajar banyak kata cacian dan pernyataan anti kelompok tertentu (rasis) dari pengguna Twitter manusia asli.

Pertama kali, Tay Tweets mampu mengirimkan kalimat yang menarik, seperti “Aku sangat semangat bisa bertemu dengan kalian ! Manusia sangatlah keren”.

Hal memalukan pun terjadi saat robot ini mulai berinteraksi dengan pengguna yang sedang melakukan rayuan gombal. Lalu AI ini meng-upload postingan-postingan dengan nada rasis dan seksis setelah ia melihat akun-akun trolling.

Akibat postingan tersebut, Akhirnya Microsoft menonaktikan akun itu dan meminta maaf kepada publik dunia maya.
“Kami memohon maaf atas serangan serta komentar menyakitkan dari Tay, itu sangat tidak mencerminkan siapa kami sebenarnya atau apa yang kami junjung maupun bagaimana kami merancang Tay,” itulah yang ditulis wakil pemimpin penelitian Microsoft, Peter Lee sebagaimana yang kami kutip dari laman antara, senin (28/3/2016).
Lantas pertanyaannya, apa mungkin kedepannya robot atau AI dapat melakukan hal mengerikan persis seperti pada film Terminator ?

Baca Juga: