Spotify Siap Ikuti Semua Aturan Pemerintah Terkait Layanan OTT

spotify-indonesia

Hadirnya spotify yang resmi diluncurkan pada hari ini bukan hanya membawa Kabar gembira untuk para penggemar musik tanah air. Melainkan juga memunculkan beberapa pertanyaan atas kesiapan penyedia layanan yang berasal dari Swedia itu terhadap peraturan terkait layanan over-the-top (OTT) yang sedang disiapkan oleh pemerintah.

Untuk menanggapi hal itu, Sunita Kaur selaku direktur spotify wilayah Asia, mengungkapkan pihaknya akan mematuhi Semua peraturan yang nantinya dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia. Ditambah lagi saat ini spotify sedang melakukan kerjasama dengan salah satu operator di Indonesia yaitu Indosat.

“Melalui kerjasama dengan Indosat, spotify akan mematuhi peraturan di Indonesia. Apalagi sekarang kami sedang fokus di Indonesia,” ujar Kaur sebagaimana yang kami kutip dari laman liputan6.com Kamis, (31/3/2016).

Saat di singgung tentang kemungkinan untuk membuat kantor perwakilan di Indonesia, Kaur menuturkan hal tersebut tergantung pada regulasi yang ke depannya akan dikeluarkan oleh pemerintah. Akan tetapi, dia memastikan kalau pihaknya akan mentaati Semua peraturan yang nantinya dibuat oleh pemerintah.

“Kami terus berusaha untuk memakai peraturan di negara manapun di dunia dan kami memastikan hal tersebut juga akan dilakukan di Indonesia,” tambah kaur lagi.

Hal yang sama pun diungkapkan oleh Presiden direktur dan CEO Indosat Urindo yang hadir di acara itu. Menurutnya kerjasama Indosat dan Spotify dipastikan akan mengikuti semua jenis peraturan yang dikeluarkan pemerintah kedepannya.

Sebagai informasi, pemerintah lewat Kementerian komunikasi dan Informatika sedang menyusun peraturan Menteri untuk mengatur layanan over-the-top (OTT) di Indonesia.

Nantinya regulasi itu akan ditujukan untuk penyedia layanan internasional agar dapat menjadi Badan Usaha tetap di tanah air.

Menurut rudiantara selaku menteri komunikasi dan Informatika langkah tersebut dilakukan untuk dapat melindungi konsumen di Indonesia. Pasalnya, sejauh ini konsumen aplikasi OTT mengalami kesulitan bila ingin komplain pada layanan tersebut karena mereka tak punya perwakilan di Indonesia.

Baca Juga: