Menkominfo Keluarkan Surat Edaran Terkait OTT

Surat Edaran Terkait OTT

Rudiantara selaku menteri komunikasi dan Informatika sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) soal penyediaan layanan aplikasi serta konten lewat internet atau yang lebih dikenal OTT (Over The Top).

Menurutnya, SE itu harus berisi tentang pehamanan dan kewajiban bagi OTT global bila ingin berbisnis konten aplikasi internet di Tanah Air.

SE bernomor 3/2016 tersebut sudah di unggah ke situs Kementerian Komunikasi dan Informatika semalam. Didalam surat itu, ada satu hal yang diutarakan terkait layanan OTT dari mancanegara.

Disurat tersebut juga disebutkan kalau OTT mancanegara wajib mendirikan Bentuk Usaha Tetap (BUT) di bumi pertiwi ini. “BUT didirikan berdasarkan ketentuan undang-undang perpajakan,” tulis surat itu.

Ketegasan terkait BUT itu juga sekaligus menjawab isu yang berkembang di kalangan masyarat tentang OTT mancanegara yang terus marak, tetapi tak sedikitpun memberikan sedikitpun kontribusi bagi Indonesia.

Kebijakan tersebut juga ikut menjembatani peraturan di Indonesia terkait OTT. Rudiantara juga menargetkan untuk bisa menyelesaikan peraturan menteri soal izin OTT pada kuartal kedua semester satu tahun 2016 nanti.

Maksud dari penerbitan SE tersebut yaitu untuk memberikan pemahanan kepada penyedia layanan OTT serta penyelenggara telekomunikasi untuk dapat mempersiapkan diri dalam mematuhi regulasi Kementerian Kominfo.

Rudiantara juga menambahkan, aturan tersebut diperlukan agar tak ada diskriminasi antara OTT asing dan juga lokal. Jika OTT lokal harus mengikuti aturan yang ada di negara ini, tentu OTT asing juga sama agar kedepannya bisa terjadi persaingan yang setara.

Baca Juga: