Sudah Bikin Smartphone Android, BlackBerry Tetap Rugi

blackberry priv android

Pindah ke sistem operasi Android diharapkan bisa membangkitkan kembali kejayaan BlackBerry. Namun sepertinya kenyataan berpihak lain, BlackBerry Priv yang menjadi ponsel Android pertama BlackBerry tampaknya kurang bersinar.

Menurut laporan keuangan terbarunya pada Kuartal IV 2015, BlackBerry kembali membukukan kerugian sebesar 238 juta US Dollar. Pendapatannya pun turun dari 666 juta US dollar di tahun lalu menjadi 464 juta US Dollar.

Lalu jumlah penjualan smartphone keseluruhan cuma mencapai 600rb unit dari angka 700rb unit di Kuartal sebelumnya. Itu artinya kehadiran Priv seperti tak mampu menggairahkan bisnis Ponsel BlackBerry.

Bisa jadi, BlackBerry Priv kurang diminati Karena harganya yang mahal atau mungkin BlackBerry Sudah Terlambat untuk ikut terjun menggunakan Android. Namun John Chen selaku CEO BlackBerry menegaskan pihaknya belum mengatakan menyerah di ranah smartphone walaupun ia tetap realistis.

“Fokus saya adalah untuk bisa tinggal di bisnis hardware hingga melampaui bulan September, namun saya juga realistis saya tak akan tetap disini dan terus mengalami kerugian,” ujar Chen seperti yang Kami kutip dari laman detik.com Senin (4/4/2016).

Chen menambahkan, rencana BlackBerry untuk merilis Ponsel Android kelas menengah dengan harga yang lebih murah dari Priv belum berubah. Ponsel tersebut akan dirilis sebelum bulan September nanti.

Padahal sudah beberapa pihak menyarankan untuk Blackberry agar keluar dari bisnis ponsel dan fokus pada software. Keunggulan security yang sejauh ini digemborkan sepertinya dianggap sudah tak relevan.

“Tidak ada keuntungannya memilih BlackBerry dibanding Samsung atau Apple saat ini dan kasus FBI beberapa waktu lalu membuktikan kalau security iPhone itu sangat bagus,” ujar Ken Dulaney selaku analis Gartner Research.

Baca Juga: