Layanan Video 4K dan 2K Tak Lama Lagi Akan Tersedia

Layanan Video 4K dan 2K

Muhammad Rosyidi, selaku deputy director solution Consulting mobile broadband Huawei Indonesia memprediksi, penggunaan video pada tahun 2020 mendatang akan mencapai 80%.

“Trend kedepannya merupakan video. Di tahun 2018, pengguna video akan mencapai 60% dan pada tahun 2020 akan mencapai 80%,” ujarnya seperti yang Kami kutip dari laman bisnis.com pada, Jumat 8 April 2016. Hal yang sama juga disampaikan oleh Iwan Setiawan selaku Head of marketing Baidu Indonesia, menurutnya, video kian hari kian populer di Indonesia.

Hal itu terlihat pada platform aplikasi media sosial. “Video tampaknya akan booming di Indonesia, para developer akan menyediakan layanan aplikasi streaming video dan nantinya konten video penetrasinya akan menjadi tinggi,” ujar Iwan.

Hal itu juga diperkuat dalam Hasil studi yang dilakukan oleh Baidu. Hasilnya menunjukkan kalau di aplikasi Instagram sudah digunakan sebanyak 48,51%, jauh lebih tinggi ketimbang Twitter yang hanya 20,29%. Peningkatan itu tak lepas dari layanan data yang disediakan oleh operator di Indonesia yang kian hari kian membaik.

Selain itu, masih menurut Iwan di antara negara tetangga, Indonesia adalah salah satu negara dengan layanan data termurah. Dengan melihat trend ini, maka tak lama lagi teknologi 4K untuk TV serta video 2k untuk ponsel akan terealisasi.

“Video 4K membutuhkan kapasitas 4 kali lipat dibanding video bus biasa dengan kecepatan internet setidaknya 25 mbps. Disaat itu yang dibutuhkan adalah broadband,” ujar Rosidi. Dalam rangka untuk mempercepat implementasi pita lebar dan video, Huawei akan meluncurkan solusi teknis algoritma codec video, Terminal 4K dan platform video yang mampu menjamin pengalaman menonton video menjadi lebih baik.

Baca Juga: