Pendiri Kaskus : Aturan Pajak Membuat Bisnis E-Commerce Mati

Pendiri Kaskus Aturan Pajak Membuat Bisnis E-Commerce Mati

Saat ini pemerintah sedang berencana untuk menerapkan pajak cuma-cuma untuk beberapa model bisnis e-Commerce di Indonesia.

Menanggapi hal itu, pendiri Kaskus sekaligus Dewan Pengawas Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Andrew Darwis menerangkan kalau aturan tersebut akan berdampak pada kelangsungan perusahaan dan industri e-Commerce pada umumnya. Ia menambahkan, aturan pajak bisa membuat model bisnis ini berkembang atau malah membuatnya menjadi mati di negara sendiri.

Kami percaya kalau aturan pajak di Indonesia tengah mengalami perubahan menjadi lebih baik, Cuma perlu sedikit mendapatkan perhatian ketika merancang peraturan pajak, pajak dibuat bukan untuk mempersulit bisnis yang ada, namun harus mendukung jalannya suatu bisnis,” ujar Andrew seperti yang kami kutip dari laman Liputan6.com, Selasa (12/4/2016).

Baca juga: Alibaba Group Resmi Akuisisi Lazada

Menurutnya, sejauh ini pihaknya sudah membayar pajak sesuai peraturan yang berlaku. Pihaknya sangat mendukung rencana pemerintah, asal tidak dibuat hanya untuk mendapatkan penerimaan pajak yang lebih tinggi tanpa melihat kondisi bisnis yang ada.

“Perlu kejelian untuk memperlakukan semua pelaku bisnis, serta memastikan jalannya eksekusi secara adil,” tutupnya.
Sebagai informasi, pajak cuma-cuma disini maksudnya ditujukan untuk beberapa model bisnis e-Commerce seperti marketplace dan iklan baris yang jasanya bisa dinikmati oleh pengguna secara gratis.

Bagi para pengguna yang menginginkan layanan lebih maka bisa memilih layanan premium (berbayar). Model bisnis seperti ini sering menjadi andalan para pelaku usaha yang umumnya menguntungkan untuk pengguna itu sendiri.

Baca Juga: