Menkominfo Rilis Aplikasi Untuk Mensejahterakan Petani

Menteri Komunikasi Dan Informatika Rudiantara (kanan) menerima plakat dari CEO Malasyia Venture Capital Management Berhad Jamaludin Bujang (kiri) usai menghadiri presentasi Forum Diskusi Indonesia Malasyia Building The Digital ASEAN Economic Community di

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, merilis lima aplikasi berbasis teknologi seluler untuk dapat meningkatkan kesejahteraan para petani.

Lima aplikasi besutan para perusahaan startup dalam negeri itu adalah bagian dari Program Sinergi Aksi Untuk Ekonomi Rakyat yang dibuat oleh Presiden RI, Joko Widodo di Brebes, Jateng.

Lima aplikasi tersebut merupakan aplikasi petani yang merupakan layanan informasi soal solusi permasalahan yang dialami petani sejauh ini seperti tempat penjualan alat-alat petani, informasi pelatihan serta forum online dengan sesama petani di tanah air.

Baca juga: Menkominfo Keluarkan Surat Edaran Terkait OTT

Aplikasi bernama TaniHub berisi layanan soal distribusi hasil pertanian dan jug aperkebunan dari daerah ke kota.
Aplikasi LimaKilo mampu memudahkan petani untuk menjual hasil panennya ke konsumen dengan harga yang dapat bersaing.

Aplikasi PantauHarga adalah tempat untuk menawarkan hasil pertanian mereka, dan melakukan jual beli antara penyedia bahan baku dengan para petani. Tentu hal ini akan mempermudah mereka dalam hal interaksi yang disebabkan ada basis data harga yang menjadi acuan.

Aplikasi Nurbaya Initiatives merupakan layanan yang disediakan oleh para pelaku ekonomi rakyat seperti petani ataupun UKM untuk bisa membuat platform penjualan hasil tani.

Harapan Rudiantara dengan adanya aplikasi diatas bisa membuat kesejahteraan petani menjadi meningkat serta memangkas rantai distribusi hasil produksi dari petani ke konsumen.

“Kemajuan teknologi harus bisa dimanfaatkan oleh semua masyarakan dan pemerintah pasti akan mendorom UMKM indonesia untuk bisa Go-Digital,” tutupnya.

Baca Juga: