Bisnis Lesu, Twitter Tengah Mencoba Masuk Pasar China

Twitter Tengah Mencoba Masuk Pasar China

Pertumbuhan yang tampaknya sedang tidak berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini mengharuskan Twitter untuk kembali mencari pasar baru, dan China lah menjadi sasaran potensial mereka.

Sebagai negara yang memiliki pengguna internet terbesar di dunia, tentu saja China marupakan pasar potensial bagi perusahaan besar seperti Twitter. Namun untuk dapat masuk ke pasar tersebut bukan hal yang mudah. China dikenal “galak” dengan layanan internet dari luar negara mereka.

Untuk itulah, Twitter kembali melakukan persiapan untuk dapat memuluskan jalan mereka masuk ke pasar China. Salah satu langkah yang mereka lakukan yaitu dengan mempekerjakan eksekutif lokal dari Negeri Tirai Bambu itu.
Lewat akun resminya, CEO Twitter, Jack Dorsey mengumumkan kalau ia telah merekrut Kathy Chen yang nantinya menjabat sebagai Managing Director Twitter di China.

Katty Chen Twitter

Kathy Chen, Managing Director Twitter China | @kathychen2016/Twitter

Harapannya, Kathy mampu membuka jalan Twitter untuk bisa mengantongi izin masuk dari pemerintah setempat. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Twitter adalah media sosial yang sampai saat ini masih diblokir di China.

Baca juga: Instagram Manfaatkan Kelemahan Twitter

Untuk gantinya, Negeri yang memiliki tembok besar itu mendukung layanan sejenis buatan developer lokal. Maka, warga China juga sudah terbiasa memanfaatkan layanan yang sangat mirip dengan Facebook, Twitter dan WhatsApp namun dengan versi mereka sendiri.

Jadi, saat Twitter berhasil masuk nanti pun, situs micro blogging ini harus bersaing dengan layanan lokal yang sudah lebih dulu menguasai pasar, misalnya Sina Weibo, WeChat, Q Zone, dan Tencent QQ.

Baca Juga: