Terima Investasi Baru, Bukalapak Resmi Jadi Startup Unicorn

Terima Investasi Baru, Bukalapak Resmi Jadi Startup Unicorn

Situs jual-beli online Bukalapak kini resmi menyandang status startup unicorn di Indonesia. Startup besutan Achmad Zaky tersebut kini memiliki valuasi (nilai perusahaan) lebih dari 1 milyar dollar atau sekitar 13 triliun rupiah. Kesuksesan ini menyusul startup Indonesia lainnya yang sudah lebih dulu menyandang unicorn yakni Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka.

Kabar ini disampaikan langsung oleh CEO Bukalapak, Achmad Zaky disela-sela acara diskusi Digital Economic Briefing 2017 di gedung Indosat Ooredoo Pusat, hari Kamis, 16 November 2017 kemarin. Zaky mengungkapkan bahwa Bukalapak sukses membukukan pendanaan baru dari investor asing yang menjadikan Bukapalak berstatus unicorn.

Baca juga: Sudah “Sesak”, Kenapa iLotte Baru Masuk Pasar E-Commerce Indonesia

Dikutip dari Tech in Asia ID, tidak dijelaskan secara rinci berapa besaran investasi yang diterima oleh Bukalapak. Namun Zaky mengkonfirmasi dengan tambahan investasi tersebut, kini Bukalapak memiliki valuasi lebih dari 1 milyar dollar.

Meski mendapatkan investor baru, Bukalapak dan Emtek masih menjadi pemilik saham mayoritas sekitar 60-70 persen. Dengan begitu Zaky memastikan bahwa roda perusahaan masih dikelola penuh oleh pihak lokal. Tambahan dana segar yang diterima kemudian akan digunakan Bukalapak untuk berekspansi merekrut tim-tim ahli di bidang teknologi informasi.

Baca Juga: